Benteng Shalahuddin Al-Ayyubi | Mesir
Pada saat panglima islam Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menaklukkan dan menduduki kekuasaan Mesir, hal yang paliing pertama terfikirkan oleh Beliau ialah bagaiman cara memperkuat pertahanan islam kota. Hal ini di dorong karena pengalaman beliau ketika melihat kota-kota islam yang mempunyai sistem pertahanan seperti benteng (qal’ah) . Pada saat itu dibangunlah dua bangunan pernagkat pertahanan kota, yaitu perluasan tembok kota dan benteng kokoh diatas bukit muqattam. Tembok kota yang dibangun itu masih bisa kita lihat sampai saat ini. Berdiri kokoh sepanjang jalan Majra Al-‘Uyun, melewati fusthat sampai Nil. Adapaun benteng, yang sudah dibangun pada tahun 573 H/1176 M, dan mulai rampung pada saat sang sultan meninggal yaitu pada masa perggantinya Al-Malik Al-Kamil tahun 613 H. tidak banyak yang tertinggal bangunan aslinya sampai sekarang. Dikarenakan adanya perluasan bangunan setelahnya. Diantara hal yang masih asli di benteng ialah bi’ir Yusuf atau sumur Shalahuddin sebagai...